Jumat, 04 Agustus 2017

The Man Who Vanished Into Thin Air


Author and war hero Ambrose Bierce is probably more famous for his disappearance than his writing. In 1913, Bierce wrote that he was traveling to Mexico "with pretty definite purpose which is not at present disclosable" and vanished off the face of the earth. The logical explanation is that he ran afoul of  soldiers in Mexican revolution.

However, prior to this trip Bierce had been researching disappearance: men who vanished in fields in plain sight of their families, rooms within houses that swallowed up entire families. One case in particular that interested Bierce was that of Charles Ashmore.

In 1878, Ashmore walked out of the back door of his family's farm house near Quincy, Illinois, to go to fetch fresh water from the spring a short distance away. When he did not return, his family went in search of the boy. A new snow had just fallen and Charles' footprints were plainly visible as they went out the back door and started across the yard. His father followed his trail for a short distance but after going about 75 yards, they saw the trail abruptly ended. Beyond the last footprint was nothing other than smooth, unbroken sno- the boy's tracks simply came to an end with nowhere for him to go, vanishing without explanation.

Bierce theorized that people could fall into dimensional holes and be trapped forever, suspended between  life and death. Is this what happened to Bierce? Did he prophesize his own fate? Nobody knows, to this day his disappearance remains a mystery.

Bahasa Indonesia:
Penulis dan pahlawan perang Ambrose Bierce mungkin adalah orang yang lebih terkenal karena dirinya yang menghilang daripada tulisannya. Pada tahun 1913, Bierce menulis bahwa dia akan mengadakan perjalanan ke Mexico dengan tujuan yang jelas tetapi yang saat ini tidak diungkapkan" dan menghilang dari muka bumi. Penjelasan yang masuk akal adalah dia tertangkap tentara revolusi Mexico.

Namun demikian, sebelum kasus perjalanannya,  Bierce mengadakan penyelidikan tentang orang hilang: orang-orang yang menghilang di tanah lapang yang bisa terlihat jelas dalam jangkauan pandangan keluarga mereka,  ruang-ruang di dalam rumah telah menelan seluruh keluarga. Satu kasus lagi yang menarik Bierce adalah Charles Ashmores.

Pada tahun 1878, Ashmore berjalan ke arah luar melewati pintu belakang rumah pertanian keluarganya dekat Quincy, Illinois, untuk mendapatkan air bersih dari mata air tidak jauh darisana. Ketika dia tidak kembali, keluarganya mencarinya. Salju baru saja turun dan jejak kaki Charles terlihat jelas dari pintu belakang sampai melewati halaman. Ayahnya mengikuti jejaknya sampai agak jauh. Setelah 45 yard, mereka melihat jejaknya tiba-tiba berhenti. Setelah jejak terakhir itu, tidak ada tanda-tanda lagi. Salju pun tampak tak terinjak samasekali. Jejak anak pria itu terhenti tanpa diketahui kemana perginya setelah jejak itu. Menghilang tanpa alasan.

Bierce menduga bahwa orang-orang dapat masuk lubang dimensi  dan terjebak selamanya, terhenti antara kematian dan kehidupan.  Apakah ini yang terjadi pada Bierce? Apakah dia meramalkan nasibnya sendiri? Tak seorang pun tahu. Sampai hari ini raibya masih menyisakan misteri.

The Man Who Vanished Into Thin Air Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Yohanes Octa

0 komentar:

Posting Komentar